Minggu, 08 Februari 2009

kasih sayang bunda

Kasih sayang bunda

Bunda adalah orang yang sangat berjasa bagi saya karena beliaulah yang mau mengurus aya sampai saya besar seperti ini, ketika saya sedang berada didalam kandungannya saja beliau rela 9 bulan membawa beban yang sangat berat sampai-sampai beliau membawa saya kemana-mana tanpa keluhan padahal rasa sakit beliau rasakan, rasa lelah beliau rasakan.
Sampai-sampai ketika saya mau keluar dari liangnya rasa sakitpun beliau rasakan tetapi perkataan yang keluar dari mulutnya bukan perkataan keluhan melainkan do’a yang beliau ucapkan, tetapi beliau tidak berdo’a untuk dirinya melainkan beliau berdo’a untuk saya dan beliau pun berkata “ya Allah, engkau maha pengasih dan maha penyayang, tolong selamatkanlah anakku, ya Allah selamatkanlah anakku ”.
Sampai saat ini saya masih membayangkan kapan saya bisa membalas semua kebaikan yang telah beliau lakukan seperti yang telah dijelaskan diatas, dan yang membuat saya sedih ketika saya mendengar kalau mulut beliau hanya bungkam untuk mendoakanku saja padahal pada masa kondisi seperti itu beliau sangat mementingkan keselamatan dan kekuatan tetapi beliau tidak berdo’a untuk dirinya melainkan berdo’a untuk saya.
Sekarang saya sering bertanya kepada diri saya sendiri, “apa yang telah saya lakukan untuk dirinya?” dan saya pun suka menjawab “semua yang telah saya lakukan, belum cukup untuk membalas itu semua, jika dibandingkan dengan yang telah dilakukan oleh bunda saya”.
Maka dari itu disini saya mengajak kalian semua khususnya umat islam untuk membanyangkan semua hal yang telah beliau lakukan kepada kita, dan sering-sering lah kita bertanya kepada diri kita sendiri “apakah kita telah membalas semua kebaikan yang telah beliau berikan dan lakukan untuk kita??” dan “jawablah oleh anda sendiri”, saya tahu sebenarnya bunda kita itu tidak mengharapkan balasan dari kita, tetapi apa salahnya kalu kita membalas semua kebaikannya.
Mulai saat ini dan mulai detik ini marilah kita mulai mendo’akan dirinya, mulai dari sekarang juga buatlah dia tersenyum dan bangga kepada kita.
Mungkin dengan kita mendo’akan beliau, membuat beliau tersenyum dan membuat beliau bangga dengan kita, siapa tahu saja beban yang dahulu telah ditopangnya, tidak akan menjadi masalah baginya….

….Aamiiiiin….
Tulisan perdana yang di susun oleh : Nurul Fadhillah


………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
Dari tulisan yang di atas muncul sebuah karya puisi yang di susun oleh Nurul Fadhillah dengan judul KASIH SAYANG BUNDA.

Kasih Sayang Bunda
Oleh Nurul Fadhillah

Ketika kita berada didalam kandungan ibu kita
Kita dibawa kemana-mana olehnya
9 (Sembilan) bulan meeka menompang beban yang sangat berat
Rasa sakit ia rasakan, lelah ia rasakan

Lalu ketika kita ingin keluar dari liang ibu kita
Ibu kita berdo’a “ya Allah, selamatkanlah anakku”

Wahai sahabat….
Bayangkanlah ibumu berdo’a untukmu
Ibumu tak berdo’a untuknya
Dia hanya berdoa untuk kita
Do’a yang tersampaikan hanya untuk kita
Mulut ia hanya bungkam untuk diri kita

Tetapi, sekarang apa balasan kita kepada ibukita
Sudahkah membalas kebaikan ibu kita
Sudahkan kita berdo’a untuknya

Berdo’alah untuk dirinya
Buatlah dia tersenyum
Dan bangga kepada kita

Beban yang lalu telah ditopangnya
Tidak akan menjadi masalah baginya

(2009)
(dikutip dari tulisan Nurul fadhillah yang berjudul Kasih Sayang Bunda)

1 komentar:

  1. LuckyClub Casino Site Review and Rating 2021
    In this LuckyClub Casino review, we will examine the luckyclub site's history and offer a detailed look at everything you need to know about the site and how to play.

    BalasHapus